Rabu, 30 April 2014

Arti mimpi hanya omong kosong (bagi saya)



Banyak orang yang percaya ramalan lewat mimpi. Biasa kan, jika malamnya bermimpi aneh, kita bertanya-tanya "Arti mimpiku tadi apa yaa?"
Saya dulu juga percaya, saya sempat membeli kamus mimpi (dream dictionary). Tapi semakin ke sini, saya semakin tidak percaya. Ramalan lewat mimpi bagi saya hanya omong kosong.

Demi apa saya beli buku ini?

Ada orang yang bilang "Tuhan menganugerahi Yusuf dengan kemampuan tafsir mimpi. Tafsir mimpi itu harus dipercaya." Harus? Maksa amat..
Ada yang percaya, saya bisa meramal lewat mimpi. Tapi saya sendiri yakin itu hanya kebetulan. 

Saya pernah bermimpi, ada teman yang lolos tes CPNS & mengadakan syukuran. Ternyata beberapa bulan kemudian dia memang lolos tes itu. 

Lalu saya mimpi teman saya menikah. Di kamus tafsir mimpi yang saya beli, mimpi menikah atau menghadiri pesta pernikahan artinya akan ada kesialan. Eh ternyata enggak tuh. Saya maupun teman saya itu nggak dapat sial. Beberapa minggu kemudian dia dilamar & lalu menikah. Persis seperti di mimpi saya.

Ada kejadian lain. Saya mimpi teman saya punya bayi perempuan. Di mimpi saya dia kelihatan kurang semangat karena dia bilang kepingin anak laki-laki. Waktu saya ketemu teman saya itu di dunia nyata, saya ceritakan mimpi itu ke dia. Dia bilang "Aku memang pingin bayi laki-laki lho!"

Mimpi yang agak mistik pun sering banget. Waktu KKN contohnya, saya mimpi di desa tempat saya KKN ada sebuah arca emas terkubur di bawah pohon besar. Temen KKN saya menceritakan mimpi itu ke pak kepala dusun. Apa kata pak kadus? 
"Memang ada arca emas yang terkubur di desa ini. Digali tidak ketemu karena itu arca gaib. Cuma orang-orang tertentu yang diberitahu tentang keberadaannya. Orang-orang itu termasuk golongan istimewa yang punya akses ke dunia gaib"
OMG! Saya ngeri mendengarnya. Saya nggak kepingin punya akses ke sana, sumpah saya nggak mau.

Mungkin ini yang namanya wangsit. Waktu SD-SMP-SMA saya sering memimpikan soal ulangan atau ujian. Ternyata beneran muncul.

Ibu saya sering bilang "Itu namanya bakat. Mungkin kamu memang bisa meramal lewat mimpi"
Teman-teman saya juga ada yang request "Mimpiin aku dong. Lihatin masa depanku."
Seenaknya aja kalo ngomong. Emangnya saya peramal..

Banyak mimpi yang katanya pertanda, tapi saya nggak mau percaya. Menurut saya, buat apa percaya pada mimpi? Membuat kita nggak percaya diri dan nggak realistis. Misteri hidup biarlah Tuhan yang tahu. Saya suka mempraktekkan lucid dreaming tapi tidak pernah mempercayai arti mimpi. Mimpi adalah petualangan dan sumber ide, tapi bukan untuk pedoman hidup. 

Lucid dreaming berbeda dengan mimpi biasa. Lucid dreaming memungkinkan kita untuk mengontrol apa yang kita mau dalam mimpi

Petunjuk mudah untuk kamu yang ingin mencoba lucid dreaming 

Lalu temukan wonderland mu sendiri

Mimpi itu sesuatu yang absurd dan tidak pasti. Jika mimpinya menyenangkan, lumayan lah untuk obat stress. Jika menyeramkan, jangan diambil pusing. Jangan terlalu memikirkan mimpi karena itu bisa mempengaruhi kualitas hidup kita di dunia nyata. 

Oke, sekian sampah hari ini. Curhat ditutup.

5 komentar:

  1. kt anak2 rohmu bisa jalan2 ngunjungi orang di malam hari. pernah ngunjungin aku ga?

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalo bisa kenapa, kalo enggak juga kenapa? hehe..

      Hapus
    2. kmu bisa astral projection, bagi2 dong tipsnya

      Hapus
  2. Halo, saya tau blog Mba Lintang dari grup FD, krn penasaran blog Mba Lintang lainnya mampir ke sini deh :)
    Kalau saya sendiri lebih suka mengkaitkan mimpi dengan kondisi psikis. Kadang ada benarnya. Memang ga ada bahasa universal untuk simbol-simbol dalam mimpi, tapi ternyata saya selalu cocok dengan simbol yg ada di mimpi dgn kondisi psikis saya. Bahkan dulu saya sempat rajin bikin diary mimpi lho... tapi sekarang udah ga telaten hehe. Dan menurut saya mimpi Mba Lintang lebih ke arah 6th sense ya, kalau diasah mungkin bisa jadi peramal mba hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai..makasih udah mampir sini
      ya, mimpi memang sangat menggambarkan kondisi psikis.
      aku nggak pernah bikin diary mimpi, tapi biasanya selalu ingat mimpi2ku bahkan yg udah bertahun2 lalu.
      ah aku nggak pingin jadi peramal hehehe..

      Hapus